Uncategorized

Iran Buka Registrasi Capres Pasca Kematian Ebrahim Raisi

Iran membuka periode pendaftaran lima hari pada hari Kamis (30/5/2024) bagi mereka yang berkeinginan mencalonkan diri dalam pilpres pada 28 Juni untuk menggantikan mendiang Ebrahim Raisi, yang tewas dalam kecelakaan helikopter awal bulan ini bersama tujuh orang lainnya.

Persyaratan bagi kandidat yang mendaftar yaitu berusia antara 40 hingga 75 tahun dengan setidaknya gelar master. Semua kandidat pada akhirnya mesti disetujui oleh Dewan Wali Iran yang beranggotakan 12 orang, sebuah panel yang terdiri dari ulama dan ahli aturan yang pada akhirnya diawasi oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei (85). Panel hal yang demikian tak pernah mendapatkan perempuan, semisal, atau siapa bahkan yang menyerukan perubahan radikal dalam pemerintahan.

Menteri Dalam Negeri Iran Ahmad Vahidi membuka masa pendaftaran pada Kamis. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri, yang bertanggung jawab atas spaceman demo kepolisian negara itu, menjadi penyelenggara pemilu.

“Pilpres ini, seperti pemilu parlemen, akan diselenggarakan dengan aman dan sehat, dengan kompetisi yang baik dan partisipasi luas dari semua rakyat tercinta,” kata Vahidi, seperti dilansir kantor isu AP, Jumat (31/5).

Raisi, yang yaitu anak ajar Khamenei, memenangkan Pilpres Iran tahun 2021.

Siapa yang akan mencalonkan diri – dan berpotensi diterima – masih menjadi pertanyaan. Penjabat presiden negara hal yang demikian, Mohammad Mokhber, yang sebelumnya yaitu birokrat di belakang layar, bisa menjadi kandidat paling depan, karena ia telah menonjol dalam pertemuan dengan Khamenei. Sekiranya juga dibahas sebagai calon-calon presiden yaitu mantan presiden garis keras Mahmoud Ahmadinejad dan mantan presiden reformis Mohammad Khatami – melainkan apakah mereka akan dibiarkan untuk mencalonkan diri yaitu pertanyaan lain.

Kampanye Pilpres Singkat

Di antara mereka yang mendaftar pada hari Kamis yaitu Saeed Jalili, mantan perunding nuklir Iran yang mencalonkan diri pada tahun 2013 dan juga sempat mendaftar pada tahun 2021 sebelum menarik diri untuk mendorong Raisi.

“Hari ini kita berada dalam peluang bersejarah,” kata Jalili. “Waktu kita melewatkan hal ini, kita akan ketinggalan dari kemajuan.”

pendaftaran lima hari akan ditutup pada hari Selasa (4/5). Dewan Wali diperkirakan akan mengeluarkan daftar final kandidatnya dalam waktu 10 hari setelahnya. ini akan memungkinkan dilakukannya kampanye yang dipersingkat selama dua pekan sebelum pemungutan bunyi.

Raisi yaitu presiden Iran kedua yang meninggal ketika menjabat. Pada tahun 1981, ledakan bom menewaskan Presiden Mohammad Ali Rajai di hari-hari kacau setelah Revolusi Islam.

 

 

 

Anda mungkin juga suka...